Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (26/8) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat 0,60 persen ke level 7.974,42 dari level 7.926,90.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 497,70 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 32 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp193,57 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 49 saham terkoreksi, 273 saham menguat dan 274 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 7.850-7.970, Ini Sentimen Pendorongnya
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.835-7.880 dan resistance 7.975-8.020,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 26 Agustus 2025.
Menurut CGS, berlanjutnya aksi beli investor asing dan naiknya harga beberapa komoditas, serta rebalancing MSCI berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Di sisi lain, dengan terkoreksinya indeks di bursa Wall Street seiring adanya aksi ambil untung diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 Pekan Ini
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor. Di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
Ada juga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More