Market Update

IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 7.000

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (9/7) pukul 9.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali dibuka hijau ke level 6.924,64 dari level 6.904,39 atau menguat 0,29 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 499,47 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 30 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp249,02 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 92 saham terkoreksi, sebanyak 190 saham menguat dan sebanyak 235 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.815-6.860 dan resistance 6.950-6.990,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 9 Juli 2025.

Manajemen CGS menilai melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Baca juga: Tarif AS Tetap 32 Persen, BEI Sebut Tak Pengaruhi Pasar Saham

Sementara itu, IPO anak usaha TPIA, yaitu CDIA yang sudah lama ditunggu-tunggu berpeluang menjadi katalis positif untuk IHSG. 

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang bisa dilirik investor, di antaranya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

10 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

19 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

29 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

37 mins ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

45 mins ago

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Poin Penting Pertamina mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying BBM karena dapat mengganggu distribusi energi.… Read More

55 mins ago