Poin Penting
- Pada perdagangan IHSG hari ini dibuka naik 1,28 persen ke 5.961,15 dengan 309 saham menguat dan transaksi Rp468,26 miliar
- Analis CGS memproyeksikan IHSG bergerak menguat dengan support 5.675-5.780 dan resistance 5.995-6.100
- TLKM, ISAT, EXCL, UNVR, BBNI, dan BBCA menjadi saham pilihan CGS pada perdagangan hari ini.
Jakarta – Pada perdagangan hari ini (12/6) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 1,28 peren ke posisi 5.961,15 dari level 5.886,03.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 406,70 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 38 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp468,26 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 75 saham terkoreksi, 309 saham menguat, dan 220 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di 6.065-6.256, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.675-5.780 dan resistance 5.995-6.100,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 12 Juni 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring adanya harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai antara Amerika dan Iran, serta naiknya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing, melemahnya nilai tukar rupiah, dan rencana aksi massa diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: BCA Lanjutkan Aksi Buyback Saham, Siapkan Dana hingga Rp5 Triliun
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).
Ada juga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (*)
Editor: Galih Pratama


