Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada level 7.852,39 dari posisi 7.791,69 atau naik 0,78 persen, pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (13/8).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 644,88 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 33 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp326,87 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 52 saham terkoreksi, sebanyak 263 saham menguat dan sebanyak 254 saham tetap tidak berubah.
Manajemen Phintraco Sekuritas, sebelumnya telah memprediksi bahwa IHSG secara teknikal pada hari ini berpotensi kembali mengalami penguatan untuk menguji level tertinggi di 7.910.
Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
“Secara teknikal, indikator MACD membentuk golden cross dan indikator stochastic RSI mengindikasikan bullish reversal. IHSG juga berhasil keluar dari area konsolidasi dengan didukung volume. Sehingga diperkirakan IHSG berpeluang menguji level tertinggi di 7.910,” ucap Manajemen Phintraco dalam risetnya di Jakarta, 13 Agustus 2025.
Phintraco mencermati, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 2,44 persen ke posisi 7.791,70 didorong oleh perpanjangan penundaan tarif impor Amerika Serikat (AS) terhadap Tiongkok selama 90 hari lagi.
Lalu, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan optimisme membaiknya ekonomi domestik diprediksi akan memengaruhi pergerakan IHSG.
Sentimen lainnya yang bakal pengaruhi pergerakan saham hari ini adalah maraknya aksi korporasi emiten seperti merger dan akuisisi, serta rebalancing indeks MSCI.
Baca juga: Dana Asing Masuk Rp833,70 Miliar, Saham BBCA dan BBRI Paling Banyak Diborong
Sementara pada perdagangan IHSG hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan. Di antaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Kemudian, ada saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More
Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More