Market Update

IHSG Dibuka Menguat 0,69 Persen ke Posisi 7.921

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (8/9) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.921,91 dari level 7.867,34 atau meningkat 0,69 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 697,04 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 53 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp567,28 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 85 saham terkoreksi, sebanyak 300 saham menguat dan sebanyak 252 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.785-7.825 dan resistance 7.910-7.950,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 8 September 2025.

CGS menilai, naiknya harga emas seiring semakin besarnya peluang pemangkasan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

Di sisi lain, pelemahan indeks di bursa Wall Street dan terkoreksinya sebagian besar harga komoditas, serta berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Baca juga: Saham DSSA, ANTM hingga AMMN Jadi Penopang IHSG Selama Sepekan

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor. Di antaranya ada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Lalu, tiga saham lain yang direkomendasikan adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Astra International Tbk (ASII). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

3 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

4 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

4 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

14 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

15 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

15 hours ago