Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (3/10) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke level 8.105,69 dari level 8.071,08 atau naik sebanyak 0,43 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 501,52 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 42 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp279,74 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 67 saham terkoreksi, sebanyak 257 saham menguat dan sebanyak 253 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah di Rentang 8.020-8.050
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.000-8.035 dan resistance 8.110/8.145,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 3 Oktober 2025.
Menurut CGS, berlanjutnya aksi jual investor asing di terutama di saham perbankan berkapitalisasi besar dan terkoreksinya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Di sisi lain, dengan kembali menguatnya indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Dana Asing Kembali Outflow Rp1,25 Triliun, Saham Bank Ini Terbanyak Dilego
Pada perdagangan saham hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor di antaranya adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Ada juga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Petrosea Tbk (PTRO). (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More