Market Update

IHSG Dibuka Menguat 0,25 Persen ke Posisi 9.098

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,25 persen ke level 9.098,03 pada perdagangan 19 Januari 2026, dengan level tertinggi sempat menyentuh 9.109,03
  • Aktivitas pasar cukup aktif, tercatat 1,71 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp871,61 miliar, didominasi saham menguat (327 saham)
  • CGS memproyeksikan IHSG cenderung menguat, meski dibayangi sentimen negatif global, dengan support 8.975–9.025 dan resistance 9.125–9.175.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (19/1) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau dibuka menguat ke posisi 9.098,03 dari level 9.075,40 atau naik 0,25 persen dan sempat menyentuh level tertinggi di 9.109,03.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 1,71 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 144 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp871,61 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 136 saham terkoreksi, 327 saham menguat dan 233 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Pekan Ini Berpotensi Menguat, Investor Cermati Sentimen Berikut

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.975-9.025 dan resistance 9.125-9.175,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 19 Januari 2026.

Lebih lanjut, anlis CGS menilai, dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street dan turunnya harga komoditas mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, berlanjutnya aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Baca juga: Indeks INFOBANK15 Menguat 2 Persen Lebih, Hampir Seluruh Saham Hijau

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Ada juga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Siapkan Aturan Baru RBB, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More

42 mins ago

Melangkah Menuju KBMI 2, Bank BPD Bali Catatkan Kinerja Positif di Triwulan I 2026

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More

1 hour ago

Tak Sepakat Putusan KPPU, Pindar Adapundi Ajukan Banding

Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More

3 hours ago

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

5 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

5 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

5 hours ago