Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (19/1) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau dibuka menguat ke posisi 9.098,03 dari level 9.075,40 atau naik 0,25 persen dan sempat menyentuh level tertinggi di 9.109,03.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 1,71 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 144 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp871,61 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 136 saham terkoreksi, 327 saham menguat dan 233 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Pekan Ini Berpotensi Menguat, Investor Cermati Sentimen Berikut
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.975-9.025 dan resistance 9.125-9.175,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 19 Januari 2026.
Lebih lanjut, anlis CGS menilai, dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street dan turunnya harga komoditas mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Indeks INFOBANK15 Menguat 2 Persen Lebih, Hampir Seluruh Saham Hijau
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).
Ada juga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More