Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin, 22 September 2025, pukul 09.00 WIB, dibuka di zona hijau ke level 8.085,08. Angka ini menguat 0,42 persen dibanding penutupan sebelumnya di level 8.051,11.
Berdasarkan data RTI Business, sebanyak 585,51 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 40 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp284,99 miliar.
Kemudian, tercatat 57 saham terkoreksi, 318 saham menguat, dan 252 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Awal Pekan Berpeluang Menguat, Sejumlah Saham Ini Direkomendasikan
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat pada hari ini.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.940-7.995 dan resistance 8.110-8.160,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 22 September 2025.
Lebih lanjut, menurut manajemen CGS, penguatan mayoritas indeks di bursa Wall Street dan kenaikan harga komoditas mineral logam seperti emas, tembaga, dan timah, diprediksi menjadi sentimen positif.
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 2,51 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp14.632 Triliun
Selain itu, aksi beli investor asing dalam jumlah besar juga berpotensi memperkuat laju IHSG.
CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More