Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat 0,19 persen ke level 8.636,54 pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (12/12).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini, sebanyak 969,34 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 72 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp552,69 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 109 saham terkoreksi, 270 saham menguat, dan 253 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya
Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak positif di level 8.600-8.700.
“Pada perdagangan kemarin, Kamis (11/12) IHSG ditutup melemah 0,92 persen atau turun 80,44 poin ke level 8.620. IHSG hari ini (12/12) diprediksi positif dalam range 8.600-8.700,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 12 Desember 2025.
Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Salah satunya IHSG dilanda aksi profit pasca The Fed menurunkan suku bunga 25 bps.
Di sisi lain, investor asing net buy di seluruh pasar ekuitas domestik senilai Rp1,35 triliun, meskipun pada pasar reguler net sell Rp58 miliar (11/12).
Baca juga: OJK Catat IHSG Menguat 20,18 Persen Sejak Awal 2025
Adapun dari mancanegara, Bursa Wall Street bergerak bervariasi, dengan indeks Dow Jones naik 1,34 persen dan S&P 500 meningkat 0,21 persen (11/12).
Sedangkan dari Asia, Bursa Asia Pasifik kembali rebound setelah dilanda aksi profit taking kemarin. Secara intraday, indeks Nikkei 225 naik 1,26 persen dan KOSPI meningkat 0,97 persen (12/12). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, tak setuju dengan kebijakan… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup menguat 1,30% ke level 7.199,19, berbalik naik dari posisi… Read More
Poin Penting Seluruh dana program KHBS telah disalurkan dan diterima penerima manfaat di rekening masing-masing… Read More
Poin Penting Pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan WFA untuk menghindari penumpukan pada puncak arus balik Lebaran.… Read More
Poin Penting Bank Muamalat kembali beroperasi normal mulai 25 Maret 2026 setelah libur Lebaran, dengan… Read More
Poin Penting OJK menilai tren konsolidasi BPR/BPRS masih berlanjut pada 2026, sehingga jumlah bank diperkirakan… Read More