Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 1,40 persen ke level 6.213,23 pada perdagangan 2 Juni 2026. Sebanyak 265 saham naik, 155 saham turun, dan nilai transaksi mencapai Rp938,16 miliar
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif namun cenderung menguat dengan support 5.990-6.060 dan resistance 6.195-6.260
- Meski dibayangi aksi jual investor asing dan berhentinya negosiasi AS-Iran, CGS merekomendasikan saham HRTA, PSAB, EXCL, BRIS, GGRM, dan INDF sebagai pilihan yang berpotensi mencetak cuan.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/6) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,40 peren ke posisi 6.213,23 dari level 6.127,38.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 790,81 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 71 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp938,16 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 155 saham terkoreksi, 265 saham menguat dan 284 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.990-6.060 dan resistance 6.195-6.260,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street, naiknya harga beberapa komoditas, dan selesainya proses rebalancing indeks MSCI diprediksi akan menjadi katalis positif di pasar.
Di sisi lain, masih besarnya aksi jual investor asing dan kabar berhentinya negoisasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Daftar 5 Saham Pemberat IHSG dalam Sepekan
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).
Ada juga saham PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (*)
Editor: Galih Pratama


