Categories: Market Update

IHSG Dibuka Melemah 32 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 32,645 poin atau 0,72% ke level 4.491,322 pada perdagangan Senin, 18 Januari 2016.

Belum maraknya sentimen positif yang muncul di pasar jadi pemicu indeks pagi ini melemah.

Mengutip Riset Samuel Sekuritas Indonesia, data penjualan ritel dan produksi industri AS yang berada di bawah ekspektasi, kekhawatiran akan pelemahan ekonomi di China, serta melemahnya harga minyak ke bawah USD30 per barel mendorong penurunan bursa AS dan Eropa pada jumat lalu.

Pada akhir minggu lalu, USD index relatif tidak banyak berubah, sementara minyak dan sejumlah base metal melemah. Sementara harga emas relatif stabil.

Sedangkan ppagi ini, sejumlah bursa regional dibuka melemah. Investor pun diimbau waspadai potensi pelemahan IHSG hari ini seiring faktor eksternal yang kurang baik tersebut. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago