Market Update

IHSG Dibuka Melemah 0,77 Persen, Tinggalkan Level 7.000

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.972,95 dari posisi 7.026,78 atau turun 0,77 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (6/4).

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 530,53 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 65 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp280,36 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 299 saham terkoreksi, 169 saham menguat dan 215 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Sebelumnya, Tim Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), melihat IHSG pada hari ini secara teknikal akan bergerak melemah di rentang level 6.800-7.200.

“IHSG diproyeksikan bergerak melemah di awal pekan seiring pengumuman high shareholding concentrate pada saham berkapitalisasi besar seperti BREN dan DSSA, dengan rentang pergerakan 6.800-7.200,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 6 April 2026.

Diketahui, IHSG pada sepekan lalu terakumulasi melemah 0,99 persen sekaligus melanjutkan struktur konsolidasi pada tiga pekan terakhir pasca tren pelemahan akibat aksi freeze rebalancing dari lembaga penyedia indeks MSCI Inc dan sentimen geopolitik antara Amerika Serikat (AS) didukung Israel menghadapi Iran.

Sementara itu, indeks saham AS ditutup menguat sepanjang sepekan lalu, dengan Dow Jones mengakumulasi kenaikan 2,96 persen, S&P500 naik 3,36 persen, dan Nasdaq menguat 4,44 persen.

Sentimen investor stabil pada sore hari setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan sedang menyusun protokol dengan Oman untuk mengatur lalu lintas melalui Selat Hormuz.

Baca juga: Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Di sisi lain, Inggris mengatakan puluhan negara sedang membahas cara untuk mengakhiri krisis, meredakan kekhawatiran tentang gangguan berkepanjangan terhadap aliran minyak global.

Adapun, trading idea hari ini, antara lain:

  • BSDE (Rebound Structure) Entry: 745-765 Target Price: 785, 795 SL if closed below 735
  • TUGU (Trading Buy) Entry Price: 1.255-1.280 Target Price: 1.345 SL: <1220. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

3 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

3 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

3 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago