Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (25/9) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka meningkat ke level 8.132,68 dari level 8.126,55 atau menguat 0,08 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 721,39 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 50 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp488,65 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 71 saham terkoreksi, sebanyak 259 saham menguat dan sebanyak 255 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 8.020-8.050, Ini Katalisnya
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.000-8.065 dan resistance 8.190-8.250,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 25 September 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street dan aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Harga Saham TUGU Melambung ke Level Tertinggi 3 Bulan, Analis: Valuasi Masih Sangat Murah
Pada perdagangan pasar saham hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).
Ada juga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More