Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (14/11) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka hijau ke level 8.376,43 dari level 8.371,99 atau menguat tipis 0,05 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 748,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 64 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp434,72 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 158 saham terkoreksi, sebanyak 240 saham menguat dan sebanyak 220 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Berikut Katalis Pemicunya
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak kembali menguat.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 8.260-8.315 dan resistance 8.430-8.485,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 14 November 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan terkoreksinya harga beberapa komoditas dapat menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Tidak hanya itu, adanya aksi jual investor asing senilai Rp76,60 miliar pada perdagangan kemarin (14/11) diprediksi akan menjadi sentimen negatif lainnya buat IHSG.
Baca juga: KBank Resmi Kuasai 89,48 Persen Saham Bank Maspion, Perkuat Posisi Regional
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
Selanjutnya, ada saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More