Market Update

IHSG Dibuka Hijau Mendekati Level 9.000

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat tipis 0,03 persen ke level 8.947,61 pada pembukaan perdagangan 8 Januari 2026, dengan mayoritas saham bergerak di zona hijau.
  • Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan volume 976,44 juta saham, frekuensi 112 ribu kali transaksi, dan nilai transaksi Rp631,75 miliar.
  • CGS memproyeksikan IHSG bergerak melemah di kisaran support 8.835–8.890 dan resistance 9.000–9.055.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (8/1) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke posisi 8.947,61 dari level 8.944,81 atau menguat tipis 0,03 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 976,44 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 112 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp631,75 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 99 saham terkoreksi, sebanyak 306 saham menguat dan sebanyak 249 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diramal Lanjut Ngegas, Ini 4 Saham yang Berpotensi Kasih Cuan

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan mengalami pelemahan.

“IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan kisaran support 8.835-8.890 dan resistance 9.000-9.055,” kata analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 8 Januari 2026.

Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan melemahnya sebagian besar harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, posisi IHSG yang sudah jenuh beli juga rawan mengalami aksi ambil untung. Di mana, IHSG pada perdagangan kemarin (7/1) masih mampu menguat ke posisi 8.944,81.

Baca juga: Intip Gerak Saham Asuransi Jelang Batas Pemenuhan Modal Minimum

Rekomendasi Saham

CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor hari ini, di antaranya adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), dan PT Archi Indonesia Tbk (AADI).

Ada juga tiga saham lainnya, yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Timah Tbk (TINS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BI Catat Kredit Perbankan Januari 2026 Tumbuh 9,96 Persen

Poin Penting BI mencatat kredit perbankan Januari 2026 tumbuh 9,96 persen yoy, naik tipis dari… Read More

13 mins ago

Bank Aladin Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan Lewat Strategi Ekosistem

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk fokus jaga kualitas pembiayaan lewat strategi ekosistem dan… Read More

25 mins ago

Bos BRI Ungkap Alasan Kredit Perbankan Melambat di 2025

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan 2025 melambat ke 9,69% (yoy), dipicu turunnya permintaan kredit konsumsi… Read More

45 mins ago

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen

Poin Penting Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 4,75 persen, Deposit Facility 3,75 persen dan… Read More

60 mins ago

Sasar Nasabah Affluent, Prudential dan Standar Chartered Luncurkan PRUTreasure Dollar

Poin Penting Prudential dan Standard Chartered meluncurkan PRUTreasure Dollar, asuransi jiwa dwiguna berbasis USD yang… Read More

1 hour ago

Tanggapan Wakil Ketua DEN soal Penurunan Rating Moody’s dan Rebalancing Indeks MSCI

Poin Penting Penurunan outlook Moody’s jadi sinyal reformasi, Wakil Ketua DEN, Mari Elka Pangestu minta… Read More

1 hour ago