Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,23 persen ke level 6.349,06 pada awal perdagangan (23/7), dengan 281 saham naik, 101 turun, dan nilai transaksi mencapai Rp199,29 miliar
- CGS International memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat di kisaran support 6.170-6.250 dan resistance 6.420-6.500
- Sentimen positif datang dari kenaikan harga komoditas dan BI Rate yang tetap di 5,75%, sementara pelemahan Wall Street dan aksi jual asing menjadi faktor penekan pasar.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (23/7) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,23 persen ke posisi 6.349,06 dari level 6.334,47.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 565,08 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 50 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp199,29 miliar.
Dari pergerakan saham, tercatat terdapat 101 saham terkoreksi, 281 saham menguat dan 254 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Deretan Saham Pilihan Analis
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.170-6.250 dan resistance 6.420-6.500,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 23 Juli 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai naiknya harga mayoritas komoditas dan dipertahankannya suku bunga acuan di level 5,75 persen berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Di sisi lain, dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street dan kembali adanya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: Investor Global Kembali Borong Saham RI, Valuasi Murah Jadi Magnet
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Ada juga saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM). (*)
Editor: Galih Pratama


