Market Update

IHSG Dibuka di Zona Hijau ke Level 7.455

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (11/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau ke level 7.455,58 atau naik 0,03 persen dari level 7.453,28.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 248,69 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 19 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp228,80 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 72 saham terkoreksi, sebanyak 181 saham menguat dan sebanyak 250 saham tetap tidak berubah. 

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.395-7.340 dan resistance 7.510-7.570,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 11 Desember 2024.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Analis Jagokan Saham ESSA hingga PTPP
Baca juga: Mirae Asset Prediksi IHSG Moncer Tahun Depan, Saham-Saham Ini jadi Andalan

Prediksi pergerakan IHSG tersebut disebabkan oleh kembali melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring sikap hati-hati investor menjelang rilis data inflasi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Data inflasi tersebut sangat penting mengingat hal itu dapat memengaruhi sikap The Fed dalam memutuskan kebijakan moneternya pada pertemuan pekan depan pada 17-18 Desember 2024.

Adapun, menurut konsesus ekonom inflasi pada bulan November diprediksi akan naik  0,3 persen mom dan 2,7 persen yoy sedikit lebih tinggi dari periode sebelumnya, serta inflasi inti diprediksi akan naik 0,3 persen mom dan 3,3 persen yoy.

Sementara itu juga berlanjut aksi beli investor asing dan naiknya harga beberapa komoditas seperti emas dan minyak mentah yang diprediksi akan menjadi katalis positif untuk IHSG. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

6 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

6 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

6 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

7 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

8 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

8 hours ago