Bursa;HM Sampoerna lakukan right issue. (Foto: Erman)
Sentimen negatif kembali warnai pergerakan indeks pagi ini, sehingga dibuka terkoreksi. Dwitya Putra
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 49,922 poin atau 1,21% ke level 4.070,580 pada perdagangan Selasa, 29 September 2015. Sedangkan Indeks LQ45 anjlok 12,786 poin atau 1,88% ke level 667,517.
Sentimen negatif dari kondisi ketidakpastian global membuat indeks pagi ini kembali terkoreksi.
Bursa AS sendiri mengawali perdagangan pekan ini di teritori negatif, dimana S&P500 melemah (-2.57%), Dow Jones (-1.92%) dan Nasdaq (-3.04%).
Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Akhmad Nurcahyadi mengatakan pelemahan ini diperkuat lagi dengan sentimen negatif yang terjadi di sektor biotek yang terkoreksi sebesar (-6.33%). Sementara harga minyak dunia kembali turun ke level USD44.43 per-barel.
“Sebelum perdagangan sesi hari ini dibuka Rupiah kembali mencatat level terendahnya di level Rp14,740 per Dolar AS,” kata Akhmad mengutip riset hariannya. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More