Penutupan IHSG
Jakarta – Pada perdagangan hari ini laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan untuk menembus target resisten di level 6.100, setelah kemarin mampu mempertahankan pola penguatan dengan kenaikan 0,58 persen ke level 6.035.
Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, potensi tekanan IHSG ke bawah sudah mereda, sehingga keadaan pasar berbalik positif beberapa hari terakhir.
“Arah selanjutnya adalah resisten atas di level 6.050 (minor) dan psikologis 6.100,” ucap Yuganur di Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang kenaikan lanjutan pada pergerakan iHSG di perdagangan hari ini patut disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. SMBR dengan target trading di kisaran Rp2.700-2900 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.450 dan Rp2.350, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.250.
2. BMTR dengan target trading di kisaran Rp590-Rp650 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp560 dan Rp545, disarankan cut-loss pada posisi Rp535.
3. GJTL dengan target trading di kisaran Rp760-Rp790 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp705 dan Rp695, disarankan cut-loss pada posisi Rp675.
4. BUMI dengan target trading di kisaran Rp280-Rp314 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp254 dan Rp244, disarankan cut-loss pada posisi Rp237. (*)
Poin Penting Ajaib telah melampaui 7 juta pengguna dan mayoritas merupakan investor ritel berusia 25–40… Read More
Poin Penting PT Bank CIMB Niaga Tbk menutup operasional kantor cabang 18–22 Maret 2026 saat… Read More
Poin Penting Bank Syariah Indonesia bersama PT Kereta Api Indonesia menghadirkan instalasi tematik bernuansa Timur… Read More
Poin Penting Indonesia Anti-Scam Centre mencatat 432.637 aduan penipuan online dengan kerugian Rp9,1 triliun, sementara… Read More
Poin Penting Ketua Banggar DPR Said Abdullah menegaskan defisit APBN akan tetap dijaga di bawah… Read More
Poin Penting Outlook bank jumbo termasuk Himbara jadi negatif akibat faktor eksternal dan perubahan outlook… Read More