Market Update

IHSG Cetak Rekor Lagi, Tembus Level 8.602

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 26 November 2025 ditutup kembali mencetak rekor baru ke level 8.602,13 atau menguat 0,94 persen dari level 8.521,88. 

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 365 saham terkoreksi, 293 saham menguat, dan 149 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 53,99 miliar saham diperdagangkan dengan 2,70 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp26,73 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri bergerak menguat. Ini terlihat dari IDX30 yang naik 0,84 persen menjadi 445,67.

Lalu, LQ45 meningkat 0,72 persen ke 864,77, JII menguat 0,90 persen menjadi 586,26, dan Sri-Kehati naik 0,71 persen menjadi 387,86.

Baca juga: BCA Siap Bagikan Dividen Interim Rp55 per Saham, Catat Jadwalnya!

Kemudian, hampir seluruh sektor mampu ditutup hijau, dengan sektor energi naik 2,34 persen, sektor keuangan menguat 1,96 persen, sektor bahan baku meningkat 1,68 persen, sektor infrastruktur naik 1,12 persen, dan sektor siklikal menguat 0,69 persen.

Selanjutnya sektor teknologi meningkat 0,67 persen, sektor non-siklikal naik 0,65 persen, sektor properti menguat 0,12 persen, dan sektor industrial meningkat 0,04 persen.

Sedangkan, sektor lainnya melemah, tercermin dari sektor transportasi yang turun 0,50 persen dan sektor kesehatan terkoreksi 0,06 persen.

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR).

Baca juga: Dana Asing Masuk Rp3,03 Triliun, Saham BRMS, BREN, dan BMRI Laris Manis

Sedangkan saham top losers adalah PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Bundamedik Tbk (BMHS), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

5 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

7 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

7 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

7 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago