Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin (2/9) ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.694,53 atau meningkat 0,31 persen dan kembali mencetak rekor all time high (ATH) dari dibuka pada level 7.670,86.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 243 saham terkoreksi, 351 saham menguat, dan 200 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,65 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,05 triliun.
Baca juga: Investor Simak! Berikut Sentimen yang Bakal Pengaruhi Pergerakan IHSG Pekan Ini
Dengan meningkatnya IHSG tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 10 saham yang menjadi top gainers pada perdagangan Selasa, 2 September 2024, antara lain:
Adapun, seluruh indeks juga mengalami penguatan, dengan IDX30 naik sebesar 0,77 persen menjadi 482,61, LQ45 mengalami penguatan 0,62 persen menjadi 950,37, SRI-KEHATI naik 0,78 persen menjadi 426,97, dan JII menguat 1,03 persen menjadi 522,12.
Lebih lanjut, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, terlihat dari sektor teknologi meningkat 3,82 persen, sektor transportasi naik 0,98 persen, sektor infrastruktur meningkat sebesar 0,95 persen, dan sektor industrial naik sebesar 0,92 persen.
Baca juga: Simak Nih! Bocoran Dividen Bank Mandiri, BNI hingga BCA Tahun Buku 2024
Serta, sektor energi naik 0,71 persen, sektor non-siklikal menguat 0,53 persen, sektor keuangan naik 0,49 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,01 persen.
Sementara sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor siklikal turun 2,45 persen, sektor bahan baku melemah 0,47 persen, dan sektor properti turun 0,02 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More