Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka naik pada level 8.887,46 dari posisi 8.859,19 atau menguat 0,32 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (6/1). Ini merupakan rekor tertinggi terbaru lagi di awal pekan 2026.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 1,62 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 118 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp616,51 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 99 saham terkoreksi, sebanyak 363 saham menguat dan sebanyak 226 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Ini Pendorongnya
Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak melemah di rentang level 8.780-8.860.
“Pada perdagangan kemarin, (5/1) IHSG ditutup menguat 1,27 persen atau naik 111,05 poin ke level 8.859. IHSG hari ini (6/1) diprediksi melemah dalam range 8.780-8.860,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 6 Januari 2025.
Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Salah satunya datang dari IHSG yang kembali positif pada awal pekan, menambah reli positif dalam empat hari beruntun dan sekaligus mencatatkan ATH baru.
Dari sisi data ekonomi domestik pun mencerminkan kondisi yang baik. Indonesia kembali mencatat surplus neraca dagang pada November 2025 dan sudah berlangsung 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Baca juga: Anak Usaha Emtek Diam-diam Borong Saham Superbank Rp25,76 Miliar
Pada November 2025 neraca dagang tercatat surplus USD2,66 miliar atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya USD2,4 miliar.
Adapun sentimen dari mancanegara, Bursa Wall Street kompak positif di awal pekan dengan Indeks Nasdaq naik 0,69 persen dan Dow Jones meningkat 1,23 persen (5/1).
Sementara, hari ini bursa Asia Pasifik secara intraday bergerak bervariasi cenderung dilanda aksi profit taking setelah reli di awal tahun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Keterbatasan Early Warning System (EWS) membuat skema asuransi kebencanaan berisiko merugi dan sulit… Read More
Poin Penting IHSG pulih ke level 8.232 usai trading halt, setelah sempat anjlok lebih dari… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,06 persen ke level 8.232, namun tekanan jual mereda dibandingkan… Read More
Poin Penting Pembiayaan emas BSN naik dari Rp17 miliar menjadi Rp50 miliar atau tumbuh hampir… Read More
Poin Penting Tugure meraih Best Public Relations 2026 di ajang IPRA berkat strategi komunikasi ketahanan… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan ketentuan free float minimum menjadi 15 persen guna… Read More