Market Update

IHSG Berpotensi Menguji Level 8.000, Cek Saham MYOR, EMTK hingga MBMA

Poin Penting

  • Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan menguji level psikologis 8.000, dengan potensi koreksi ke support 7.850 jika tekanan jual berlanjut.
  • Tekanan IHSG berasal dari koreksi harga emas, pelemahan saham blue chips, serta turunnya saham-saham konglomerasi dan bursa Asia akibat isu geopolitik dan ekonomi global.
  • Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham MYOR, LSIP, EMTK, TAPG, dan MBMA untuk perdagangan hari ini.

Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (29/10) secara teknikal berpotensi menguji level psikologisnya di posisi 8.000.

“Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level psikologis 8.000 dan jika break low berpotensi menuju ke support 7.850,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 29 Oktober 2025.

Ada sejumlah sentimen yang bakal memengaruhi pergerakan saham hari ini. Salah satunya datang dari harga komoditas emas yang terkoreksi mendorong berlanjutnya aksi profit taking pada saham-saham berbasis komoditas emas. 

Baca juga: MSCI Pertimbangkan Data KSEI untuk Hitung Free Float Saham Indonesia

Selain itu, melemahnya beberapa saham blue chips dengan kapitalisasi pasar besar serta berlanjutnya koreksi beberapa saham konglomerasi juga diprediksi bakal membebani IHSG. 

Sedangkan, mayoritas indeks bursa Asia juga ditutup melemah, mencermati pertemuan antara Presiden Trump dan PM Jepang Takaichi (28/10), yang menyepakati perjanjian kerangka kerja untuk mengamankan pasokan mineral tanah jarang. 

Masih dari Asia, sentimen datang dari Jepang yang akan menawarkan paket investasi AS berdasarkan kesepakatan tahun ini senilai USD550 miliar, termasuk pembuatan kapal serta peningkatan pembelian kedelai AS, gas alam, dan truk pick up.

Baca juga: Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Jadi Penopang Penguatan IHSG dalam Sepekan

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Ada juga saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sementara diketahui, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah pada level 8.092,63 atau turun 0,30 persen.(*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

7 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

9 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

9 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

9 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

9 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

9 hours ago