Market Update

IHSG Berpotensi Menguat, Saham BRIS, EMTK, ANTM, dan BREN Masuk Radar Cuan

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (22/1) berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.

“IHSG diprediksi akan kembali melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.115-7.150 dan resistance 7.215-7.245,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 22 Januari 2025.

Manajemen CGS menjelaskan bahwa, indeks bursa saham Wall Street menguat, seiring lebih lunaknya perkataan dan tindakan Donald Trump terkait tarif impor diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Di mana, pada perdagangan kemarin (21/1) indeks Dow Jones naik 1,24 persen ke posisi 44.025,81, sementara S&P 500 mencatat kenaikan 0,88 persen ke level 6.049,24

Baca juga: Bank Raya (AGRO) Buyback 22 Juta Lembar Saham, Begini Realisasinya

Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas seperti emas, CPO, dan tembaga berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Rekomendasi Saham Hari Ini

CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

BRIS Spec Buy dengan support 2820 cut loss jika break di bawah 2760, jika tidak break di bawah 2820, potensi naik 2940-3000 short term.

EMTK Spec Buy dengan support 550 cut loss jika break di bawah 540, jika tidak break di bawah 550, potensi naik 570-580 short term.

BREN Spec Buy dengan support 9650 cut loss jika break di bawah 9450 jika tidak break di bawah 9650, potensi naik 10050-10250 short term.

Baca juga: Usai Trump Dilantik, Mandiri Sekuritas Sebut Pasar Saham RI Lebih Tenang

INDF Spec Buy dengan support 7300 cut loss jika break di bawah 7150, jika tidak break di bawah 7300 potensi naik 7600-7750 short term.

ANTM Spec Buy dengan support 1485 cutloss jika break di bawah 1460 Jika tidak break di bawah 1485, potensi naik ke 1535-1560 short term.

BRMS Spec Buy support 400, cutloss jika break di bawah 392, jika tidak break di bawah 400, potensi naik ke 416-424 short term. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

15 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

15 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

15 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

15 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

15 hours ago