Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis, (4/12) secara teknikal masih berpeluang untuk mengalami penguatan.
“Diperkirakan IHSG masih berpotensi untuk bergerak menguat menguji level resistance di 8.650-8.670 pada perdagangan Kamis (4/12),” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 4 Desember 2025.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (3/12) IHSG ditutup melemah ke level 8.611,79 atau turun 0,06 persen. Pelemahan diakibatkan aksi profit taking setelah sebelumnya sempat menyentuh level intraday tertinggi baru di 8.669.
Baca juga: Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham di Bank Neo Commerce Jadi 7,76 Persen
Manajemen Phintraco melihat, saham sektor bahan baku mencatatkan pelemahan terbesar, sebaliknya saham sektor teknologi membukukan kenaikan terbesar.
Di sisi lain, rupiah ditutup sedikit melemah di level Rp16.628 per USD (3/12), di saat mayoritas mata uang di kawasan Asia cenderung menguat terhadap dolar AS. Indeks di bursa Asia ditutup variatif pada perdagangan Rabu (3/12).
Lalu dari Inggris (4/12), investor akan mencermati S&P Global Construction PMI bulan November 2025 yang diperkirakan sedikit naik di level 45 dari level 44,1 di Oktober 2025.
“Kondisi ini mengindikasikan sektor konstruksi di Inggris diperkirakan sedikit membaik, namun masih di area kontraksi,” imbuhnya.
Sedangkan dari Euro Area, akan dirilis data penjualan ritel yang diperkirakan tumbuh 0,3 persen month to month (mom) di Oktober 2025, membaik dari turun 0,1 persen mom di September 2025.
Sehingga secara tahunan, retail sales di Euro Area diperkirakan tumbuh 1,1 persen year on year (yoy) di Oktober 2025 dari 1 persen yoy di September 2025.
Baca juga: HDIT Lepas Seluruh Saham di Bisnis Pindar, Segini Nilainya
Pada perdagangan saham hari ini Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).
Ada juga saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More