Market Update

IHSG Berpotensi Menguat, Berikut Katalis Pendorongnya

Poin Penting

  • IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan rentang support 8.565–8.600 dan resistance 8.665–8.700, setelah sebelumnya ditutup melemah ke 8.632,76.
  • Sentimen positif berasal dari penguatan Wall Street, optimisme pemangkasan suku bunga, kenaikan harga komoditas, serta aksi beli investor asing.
  • Rekomendasi saham CGS International Sekuritas untuk perdagangan hari ini mencakup SMGR, ERAA, ISAT, HRTA, BMRS, dan ARCI.

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (8/12) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.565-8.600 dan resistance 8.665-8.700,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 8 Desember 2025.

Diketahui, pada perdagangan Jumat lalu (5/12) IHSG ditutup melemah ke posisi 8.632,76 atau turun 0,09 persen dari level 8.640,19. 

Baca juga: Daftar 5 Saham Pendorong IHSG Selama Sepekan

Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan kembali menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring optimisme investor terhadap pemangkasan suku bunga acuan diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Naiknya harga beberapa komoditas dan aksi beli investor asing juga berpeluang menjadi tambahan sentimen positif di pasar. 

Baca juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Naik 1,46 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.844 Triliun

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Indosat Tbk (ISAT).

Ada juga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

10 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

11 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

11 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

1 day ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

1 day ago