Market Update

IHSG Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BUMI hingga SIDO

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (20/1) berpotensi mengalami penguatan untuk menguji posisi 7.222 hingga 7.323.

“Kami memperkirakan, penguatan IHSG ini merupakan bagian awal dari wave [c] dari wave B pada skenario hitam, maka masih terdapat peluang IHSG menguat menguji 7.222-7.323,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 20 Januari 2024.

Namun, apabila IHSG terkoreksi agresif menembus level 6.931, maka diperkirakan IHSG akan menguji 6.742 hingga 6.835 untuk membentuk wave [c] dari wave Y.

Di mana, pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat lalu (17/1) ditutup menguat 0,66 persen ke level 7,154 dan masih didominasi oleh volume pembelian. 

Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 dalam Sepekan

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham hari ini, di antaranya adalah PT Bumu Resources Tbk (BUMI), PT Cisarua Mountain Diary Tbk (CMRY), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

BUMI – Buy on Weakness

BUMI terkoreksi 4,03 persen ke 119 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun sudah berada di bawah MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BUMI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b].

Buy on Weakness: 113-116

Target Price: 130, 143

Stoploss: below 108

CMRY – Buy on Weakness

CMRY menguat 0,22 persen ke 4.570 dan masih didominasi volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi CMRY saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A, sehingga CMRY masih rawan terkoreksi dahulu.

Buy on Weakness: 4.270-4.370

Target Price: 4.670, 4.800

Stoploss: below 4.220

MAPI – Spec Buy

MAPI menguat 0,74 persen ke 1.370 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. Selama MAPI mampu berada di atas 1.330 sebagai stoplossnya, maka posisi MAPI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [a] dari wave 2.

Spec Buy: 1.345-1.365

Target Price: 1.405, 1.495

Stoploss: below 1.330

Baca juga: Suku Bunga BI Dipangkas, 3 Saham Big Banks Ini Diburu Asing

SIDO – Spec Buy

SIDO menguat 0,85 persen ke 595 dan masih didominasi volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA60. Saat ini, posisi SIDO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].

Spec Buy: 565-585

Target Price: 615, 630

Stoploss: below 535. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

5 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

7 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

8 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

8 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

10 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

10 hours ago