Market Update

IHSG Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BKSL, ELSA hingga ENRG

Poin Penting

  • MNC Sekuritas memprediksi IHSG hari ini (13/2) berpeluang melanjutkan penguatan ke kisaran 8.377–8.440, meski ada risiko koreksi ke 8.155–8.202
  • Saham yang berpotensi menguntungkan antara lain BKSL, ELSA, ENRG, dan PSAB, dengan strategi Buy on Weakness dan target harga spesifik masing-masing
  • Saham BKSL, ENRG, dan PSAB menguat dengan dukungan volume beli, sedangkan ELSA masih terkoreksi namun dianggap sebagai peluang beli.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (13/2) berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

“IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440. Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.155-8.202,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 13 Februari 2026.

Diketahui, IHSG pada perdagangan Kamis (12/2) ditutup terkoreksi sebesar 0,31 persen ke 8.265. Pelemahan dipicu tekanan jual dan pergerakannya pun sempat mencapai target terdekat yang telah disampaikan.

Baca juga: Saham TUGU Melesat sejak Awal Tahun, Ini Deretan Katalisnya!

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

BKSL – Buy on Weakness

BKSL menguat 7,09 persen ke 151 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break dari cluster MA20 dan MA60. Saat ini, MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 142-150
  • Target Price: 161, 169
  • Stoploss: below 135

ELSA – Buy on Weakness

ELSA terkoreksi 3,25 persen ke 745 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

  • Buy on Weakness: 675-745
  • Target Price: 795, 830
  • Stoploss: below 655

ENRG – Buy on Weakness

ENRG menguat 13,36 persen ke 1.400 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya mampu menembus oleh cluster MA20 dan MA60. Saat ini, diperkirakan posisi ENRG sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave 5.

  • Buy on Weakness: 1.225-1.305
  • Target Price: 1.460, 1.585
  • Stoploss: below 1.180
Baca juga: Pandu Sjahrir: Danantara Setiap Hari Borong Saham, Fokus Emiten Fundamental Solid

PSAB – Buy on Weakness

PSAB menguat 2,78 persen ke 555 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PSAB sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 515-540
  • Target Price: 605, 635
  • Stoploss: below 505. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Belum Terima Paket Calon Nama Direksi BEI

Poin Penting OJK menyatakan belum menerima secara resmi paket calon direksi BEI hingga saat ini… Read More

18 mins ago

DJP: 9,07 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan 2025

Poin Penting DJP mencatat 9.072.935 SPT Tahunan PPh 2025 telah dilaporkan hingga 25 Maret 2026… Read More

54 mins ago

Krisis Energi Global, Presiden Korea Selatan Minta Warganya Persingkat Waktu Mandi

Poin Penting Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta warga menghemat energi, termasuk mempersingkat waktu… Read More

1 hour ago

BGN Setop Sementara 1.528 SPPG, Ini Penyebabnya

Poin Penting 1.528 SPPG dihentikan sementara sejak Januari 2025 hingga 25 Maret 2026, namun trennya… Read More

2 hours ago

OJK Beri Sinyal Ada 2-3 Bank Naik Kelas ke KBMI 4 Tahun Ini

Poin Penting OJK memberi sinyal 2-3 bank KBMI III berpotensi naik kelas menjadi KBMI IV… Read More

2 hours ago

APBN RI Dinilai Masih Aman, Purbaya Tegaskan Belum Darurat Energi

Poin Penting APBN 2026 masih kuat menahan dampak kenaikan harga minyak akibat konflik global, sehingga… Read More

3 hours ago