News Update

IHSG Berpotensi Menguat

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 1,91 poin atau 0,03% ke level 5.643,53 pada perdagangan Jumat, 19 Mei 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga turun tipis 0,48 poin atau 0,05% ke level 940,96.

Kendati pagi td sempat turun, indeks hari ini punya peluang menguat seiring sentimen positif yang muncul di pasar saham, khususnya dari penguatan bursa AS.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa AS ditutup menguat seiring kembali tumbuhnya harapan investor dengan langkah realisasi janji ekonomi Presiden AS, Donald Trump.

Namun, investor masih memperhatikan perkembangan dari pemecatan kepala biro intelejen AS, FBI, yang disinyalir akibat penyelidikan atas keterlibatan Rusia dalam pemilu AS.

Data jobless claims tercatat dibawah estimasi konsensus namun masih tetap dalam titik terendahnya dan mengindikasikan masih sehatnya lapangan pekerjaan AS.

Dari pasar komoditas, harga minyak ditransaksikan menguat ke USD52,6/barel seiring dengan berlanjutnya penurunan persediaan minyak mentah US sebesar 1,8 juta barel menjadi sebesar 520,8 juta dan berlanjutnya pemangkasan produksi Arab Saudi dan Rusia hingga Maret 2018. Sementara harga emas ditutup menguat ke USD1.248,9/toz.

IHSG punya peluang menguat seiring dengan masih menguatnya harga minyak dan berbagai sentimen positif dari rencana pembatasan produksi batubara Indonesia hingga ekspektasi peningkatan konsumsi di bulan Ramadhan dan Lebaran.

BI mempertahankan BI 7 Day Repo Rate di 4,75% dan melaporkan pertumbuhan kredit industri perbankan di empat bulan pertama tahun ini mencapai 9,5% yoy. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago