Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada awal pekan ini Senin (6/4) masih akan melanjutkan pelemahannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 6.800-6.915 dan resistance 7.140-7.250,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 6 April 2026.
Diketahui, pada perdagangan Kamis lalu (27/3) IHSG ditutup merosot ke posisi 7.026,78 atau melemah sebanyak 2,19 persen dari level 7.184,43.
Baca juga: BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini
Analis CGS menjelaskan bahwa, dengan masuknya dua emiten konstiuen MSCI Standard Cap yaitu BREN dan DSSA ke dalam daftar kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, kembali melonjaknya harga minyak mentah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan batas waktu terbaru bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
Ada juga saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More
Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More
Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More
Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More
Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More