Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (23/12) masih berpotensi untuk terkoreksi untuk menguji level 6.835-6.922.
“IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.835-6.922, namun demikian tidak menutup adanya peluang penguatan dalam jangka pendek ke rentang 7.015-7.053,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 23 Desember 2024.
Hal itu disebabkan oleh IHSG pada perdagangan Jumat lalu (20/12) yang ditutup menguat 0,09 persen ke level 6.983 disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: BEI Optimistis Pasar Modal RI Tetap Tumbuh Positif di 2025
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
ACES terkoreksi 0,63 persen ke 795 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun pergerakannya masih mampu bergerak di atas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 785 sebagai stoplossnya, maka posisi ACES diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (c).
Spec Buy: 790-795
Target Price: 835, 875
Stoploss: below 785
ANTM terkoreksi 3,40 persen ke 1.420 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, posisi ANTM diperkirakan sedang berada pada bagian akhir dari wave v dari wave (i), sehingga koreksinya akan relatif terbatas.
Buy on Weakness: 1.400-1.420
Target Price: 1.460, 1.525
Stoploss: below 1.385
ESSA menguat 7,95 persen ke 815 disertai oleh volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ESSA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave B.
Buy on Weakness: 780-805
Target Price: 845, 875
Stoploss: below 770
Baca juga: BEI ‘Tendang’ 8 Emiten Pailit, Ini Daftarnya!
PGAS menguat 0,98 persen ke 1.550 disertai oleh volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (i) pada skenario hitam.
Buy on Weakness: 1.475-1.515
Target Price: 1.570, 1.595
Stoploss: below 1.460. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More