Market Update

IHSG Berpotensi Melemah, 6 Saham Ini Justru Siap Kasih Cuan

Poin Penting

  • CGS International memprediksi IHSG hari ini (21/1) bergerak variatif cenderung melemah, dengan support di kisaran 9.025–9.080 dan resist di level 9.190–9.245.
  • Pelemahan bursa Wall Street serta kenaikan harga sejumlah komoditas seperti minyak, gas, batu bara, CPO, emas, dan timah dinilai berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG.
  • CGS merekomendasikan saham BRMS, ADMR, ADRO, HRTA, ANTM, dan MBMA sebagai pilihan yang berpeluang memberikan cuan.

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (21/1) diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.

“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 9.025-9.080 dan resist 9.190-9.245,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 21 Januari 2026.

CGS menjelaskan, melemahnya indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Baca juga: Tambah Kepemilikan, Grab Borong Saham Superbank Rp382,07 Miliar

Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, gas, batu bara, CPO, emas dan timah berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).

Diketahui, pada perdagangan Selasa (20/1) IHSG ditutup flat pada zona hijau ke posisi 9.134,70 atau menguat 0,01 persen dari posisi 9.133,87.

Baca juga: Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Ada juga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Masih Berpeluang Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting CGS memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung melemah dengan support 7.830–7.925 dan resistance 8.105–8.200.… Read More

1 hour ago

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

13 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

14 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

14 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

14 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

16 hours ago