Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (21/1) diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 9.025-9.080 dan resist 9.190-9.245,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 21 Januari 2026.
CGS menjelaskan, melemahnya indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Tambah Kepemilikan, Grab Borong Saham Superbank Rp382,07 Miliar
Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, gas, batu bara, CPO, emas dan timah berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Diketahui, pada perdagangan Selasa (20/1) IHSG ditutup flat pada zona hijau ke posisi 9.134,70 atau menguat 0,01 persen dari posisi 9.133,87.
Baca juga: Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500
Sementara pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
Ada juga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BCA Syariah mencetak laba bersih Rp212 miliar pada 2025, naik dari Rp183,7 miliar… Read More
Poin Penting Adira Finance mengakui tren musiman pasca Ramadan dan Lebaran hampir selalu diikuti kenaikan… Read More
Poin Penting Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL/WtE) ditargetkan mulai groundbreaking Maret 2026, dengan… Read More
Poin Penting Adira Finance melihat peluang kuat pembiayaan multiguna pada Februari–Maret 2026 seiring momentum Ramadan,… Read More
Poin Penting Permintaan emas tetap kuat meski harga bergejolak, didorong ketidakpastian geopolitik, risiko fiskal, dan… Read More
Poin Penting BPI Danantara menyatakan siap berinvestasi di pasar saham Indonesia dan telah aktif membeli… Read More