Market Update

IHSG Berpotensi Lanjut Terkoreksi, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting

  • MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi terkoreksi dengan area support di 7.712–7.785
  • MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham: AMRT, AUTO, INDF, dan NCKL dengan strategi buy on weakness di area harga tertentu, disertai target price dan batas stoploss.
  • Sejumlah saham seperti AUTO dan INDF masih dibayangi tekanan jual, sementara AMRT dan NCKL menunjukkan adanya volume pembelian.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (9/2) diperkirakan masih berpeluang mengalami koreksi.

“Cermati area koreksi selanjutnya yang berada di 7.712-7.785, selama masih mampu berada di atas 7.712 sebagai supportnya maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284-8.440,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 9 Februari 2026.

Diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat (6/2) ditutup melanjutkan koreksinya sebesar 2,08 persen ke 7.935. Pelemahan tersebut didominasi tekanan jual dan area koreksi yang disampaikan telah tercapai.

Baca juga: BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

AMRT – Buy on Weakness

AMRT menguat 2,26 persen ke 1.810 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AMRT saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i].

  • Buy on Weakness: 1.755-1.800
  • Target Price: 1.935, 1.995
  • Stoploss: below 1.705

AUTO – Buy on Weakness

AUTO terkoreksi 0,75 persen ke 2.630 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi AUTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [b] dari wave B.

  • Buy on Weakness: 2.440-2.580
  • Target Price: 2.700, 2.790
  • Stoploss: below 2.430

INDF – Buy on Weakness

INDF  terkoreksi 2,14 persen ke 6.850 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi INDF saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

  • Buy on Weakness: 6.600-6.850
  • Target Price: 7.150, 7.450
  • Stoploss: below 6.525
Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 Sepekan di Tengah Pelemahan IHSG

NCKL – Buy on Weakness

NCKL terkoreksi 0,76 persen ke 1.300 namun disertai dengan adanya volume pembelian. Pada label hitam, posisi NCKL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 1.275-1.295
  • Target Price: 1.385, 1.430
  • Stoploss: below 1.255. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Perang AS-Israel vs Iran Bisa Picu Volatilitas IHSG, Analis Ingatkan Hal Ini ke Investor

Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More

4 hours ago

Bank Mega Syariah Genjot DPK Lewat Tabungan Kurban

Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More

5 hours ago

Amerika Serikat-Israel Serang Iran: Dunia Bisa Makin Gelap

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More

5 hours ago

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi mulai 1 Maret 2026, mengacu pada… Read More

7 hours ago

Harga Minyak Terancam Melonjak Imbas AS dan Israel Serang Iran

Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More

7 hours ago

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

21 hours ago