Market Update

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting

  • MNC Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi menguat dan menguji area 9.123–9.151, seiring posisi indeks yang masih berada dalam fase penguatan teknikal.
  • Pada perdagangan 19 Januari 2026, IHSG ditutup menguat 0,64 persen ke level 9.133, didukung dominasi volume beli meski cenderung menurun.
  • MNC Sekuritas merekomendasikan GZCO, INET, JPFA, dan SMRA dengan strategi buy on weakness dan speculative buy, lengkap dengan target harga dan batas stoploss.

Jakarta – MNC Sekuritas memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (20/1) berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji level 9.123-9.151.

“Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], area penguatan yang berada di 9.123-9.151,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 20 Januari 2026.

Diketahui, pada perdagangan Senin (19/1) IHSG kembali ditutup menguat 0,64 persen ke posisi 9.133. dan masih didominasi oleh volume beli meskipun cenderung menurun. Level tersebut merupakan rekor all time high (ATH) terbaru.

Baca juga: Tancap Gas! IHSG Cetak ATH Baru ke Level 9.133

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

GZCO – Buy on Weakness

GZCO menguat 6,25 persen ke 272 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi GZCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 264-268
  • Target Price: 280, 296
  • Stoploss: below 262

INET – Spec Buy

INET menguat 10,58 persen ke 575 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini MNC Sekuritas perkirakan, posisi INET sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B].

  • Spec Buy: 545-565
  • Target Price: 620, 660
  • Stoploss: below 540

JPFA – Buy on Weakness

JPFA menguat 2,96 persen ke 2.780 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5.

  • Buy on Weakness: 2.670-2.720
  • Target Price: 2.840, 3.030
  • Stoploss: below 2.570
Baca juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN, Segini Nilainya

SMRA – Buy on Weakness

SMRA terkoreksi 1,95 persen ke 402 dan masih didominasi oleh tekanan jual meskipun cenderung mengecil. MNC Sekuritas perkirakan, posisi SMRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (iii).

  • Buy on Weakness: 390-402
  • Target Price: 416, 442
  • Stoploss: below 380. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BEI Kembali Bernegosiasi dengan MSCI pada Rabu (11/2), Ini Poin yang Bahas!

Poin Penting BEI bersama SRO dan OJK akan kembali bertemu MSCI pada 11 Februari 2026… Read More

33 mins ago

Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Naik Jadi 127,0

Poin Penting IKK Januari 2026 naik ke 127,0 (dari 123,5), mencerminkan keyakinan konsumen yang tetap… Read More

48 mins ago

Bank KBMI 4 Main Universal Banking, Tetap Dominan tapi Makin Homogen

Poin Penting Total aset empat bank besar (Mandiri, BRI, BCA, BNI) mencapai Rp6.696,52 triliun atau… Read More

1 hour ago

BRImo Cetak 5,6 Miliar Transaksi di 2025, Nilainya Tembus Rp7.057 Triliun

Poin Penting Sepanjang 2025, BRImo melayani 5,60 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp7.057 triliun, tumbuh… Read More

1 hour ago

OJK Sanksi Emiten REAL dan PIPA usai Langgar Aturan Pasar Modal

Poin Penting OJK menjatuhkan sanksi administratif kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), PT Multi… Read More

3 hours ago

IHSG dan Kurs Rupiah Tumbang: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga PELEMAHAN nilai tukar rupiah terjadi secara berkelanjutan sejak… Read More

3 hours ago