Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Manajemen Phintraco Sekuritas memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (12/3) akan melanjutkan pelemahannya untuk menguji rentang 7.300-7.350.
“Diperkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak melemah menguji level 7.300-7.350,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 12 Maret 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah di level 7.389,40 atau terkoreksi 0,69 persen. Setelah sempat bergerak menguat pada sesi pertama, IHSG bergerak di teritori negatif di sepanjang sesi kedua.
Baca juga: OJK: Tak Ada Kepanikan Berlebihan di Pasar Saham Domestik
Investor cenderung melakukan trading jangka pendek di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran serta menjelang libur panjang Lebaran yang dimulai pada pertengahan pekan depan.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp16.886 per USD, akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung, serta kekhawatiran akan data ekonomi domestik termasuk potensi inflasi dan defisit APBN yang berpeluang melebar.
Selanjutnya, indeks di bursa Asia ditutup mixed pada perdagangan kemarin (11/3), di tengah investor menantikan perkembangan konflik di Timur Tengah.
Diberitakan tiga kapal di lepas pantai Iran telah terkena proyektil di sekitar Selat Hormuz pada Rabu (11/3), sehingga kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah.
Baca juga: Di Tengah Volatilitas Pasar, Bank Nobu Umumkan Buyback Saham Rp50 Miliar
Lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz yang sangat penting dan strategis telah hampir terhenti sejak AS dan Israel melakukan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026.
Sementara pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Ada juga saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More
Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More
Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More
Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More