Market Update

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah pada Rentang 7.300-7.350

Poin Penting

  • IHSG diproyeksi melemah menguji level 7.300–7.350 setelah ditutup turun 0,69 persen ke 7.389,40
  • Sentimen geopolitik Timur Tengah dan jelang libur Lebaran membuat investor cenderung trading jangka pendek
  • Pada perdagangan saham hari ini Phintraco Sekuritast rekomendasi saham: ULTJ, UNVR, TOBA, WIFI, dan BSDE.

Jakarta – Manajemen Phintraco Sekuritas memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (12/3) akan melanjutkan pelemahannya untuk menguji rentang 7.300-7.350.

“Diperkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak melemah menguji level 7.300-7.350,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 12 Maret 2026.

Diketahui, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah di level 7.389,40 atau terkoreksi 0,69 persen. Setelah sempat bergerak menguat pada sesi pertama, IHSG bergerak di teritori negatif di sepanjang sesi kedua. 

Baca juga: OJK: Tak Ada Kepanikan Berlebihan di Pasar Saham Domestik

Investor cenderung melakukan trading jangka pendek di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran serta menjelang libur panjang Lebaran yang dimulai pada pertengahan pekan depan. 

Di sisi lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp16.886 per USD, akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung, serta kekhawatiran akan data ekonomi domestik termasuk potensi inflasi dan defisit APBN yang berpeluang melebar.

Selanjutnya, indeks di bursa Asia ditutup mixed pada perdagangan kemarin (11/3), di tengah investor menantikan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Diberitakan tiga kapal di lepas pantai Iran telah terkena proyektil di sekitar Selat Hormuz pada Rabu (11/3), sehingga kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah. 

Baca juga: Di Tengah Volatilitas Pasar, Bank Nobu Umumkan Buyback Saham Rp50 Miliar

Lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz yang sangat penting dan strategis telah hampir terhenti sejak AS dan Israel melakukan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. 

Rekomendasi Saham

Sementara pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).

Ada juga saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More

8 hours ago

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

11 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

11 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

11 hours ago

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

11 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More

11 hours ago