Market Update

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting

  • IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan area support di 8.415–8.480 dan resistance 8.610–8.675, setelah kemarin ditutup turun ke 8.545,86.
  • Aksi jual asing Rp884,36 miliar, terutama di saham perbankan, serta koreksi harga mayoritas komoditas, menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
  • Rekomendasi saham CGS untuk potensi cuan hari ini meliputi ARTO, BRPT, MDKA, CUAN, SCMA, dan CBDK.

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (28/11) diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 8.415-8.480 dan resistance 8.610-8.675,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 28 November 2025.

Diketahui, pada perdagangan kemarin (27/11) IHSG ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 8.545,86 atau turun 0,65 persen dari level 8.602,13. 

Baca juga: Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham di Bank Neo Commerce Jadi 7,76 Persen

Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan kembali berlanjutnya aksi jual invsetor asing sebesar Rp884,36 miliar, terutama di saham perbankan diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, terkoreksinya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif untuk IHSG.

Baca juga: BCA Siap Bagikan Dividen Interim Rp55 per Saham, Catat Jadwalnya!

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Ada juga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago