Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Phintraco Sekuritas memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini secara teknikal berpotensi akan melanjutkan pelemahannya.
“Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji level support di 8.850-8.950,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 23 Januari 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah pada level 8.992,18 atau turun 0,2 persen setelah sempat bergerak fluktuatif. Saham sektor non-siklikal membukukan kenaikan terbesar, sebaliknya sektor energi mencatatkan koreksi terbesar.
Menurut Phincanto Sekuritas, ada sejumlah sentimen, baik domestik maupun global yang akan memengaruhi perdagangan IHSG hari ini.
Dari domestik, rupiah di pasar spot ditutup menguat di level Rp16.885 per USD pada perdagangan Kamis (22/1). Meskipun indeks Dolar AS menguat, mayoritas mata uang Asia cenderung bergerak naik (22/1).
Baca juga: Investor Asing Catat Outflow Rp1,88 Triliun, Ini 5 Saham Terbanyak Diborong
Sentimen lain datang dari keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI Rate tetap, serta pernyataan BI yang tidak akan ragu melakukan intervensi terhadap rupiah, menjadi faktor-faktor yang mendorong penguatan rupiah.
Selain itu, investor juga akan mencermati perlisian data M2 Money Supply bulan Desember 2025 (23/1).
Dari global, data inflasi Jepang bulan Desember 2025 akan menjadi perhatian investor. Data inflasi Negeri Sakura ini diperkirakan melambat di level 2,7 persen year on year (yoy) dari 2,9 persen yoy pada November 2025.
Investor juga menantikan pertemuan Bank of Japan yang diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga tetap di level 0,75 persen (23/1). Sedangkan dari AS, akan dirilis indeks manufaktur dan jasa, serta Michigan Consumer Sentiment Final Januari 2026.
Baca juga: Prabowo Cabut Izin Tambang Agincourt Resources, Begini Nasib Saham UNTR
Untuk perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotesni cuan, di antaranya PT Indosat Tbk (ISAT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Telkom Indonesia (Persero).
Ada juga saham Tbk (TLKM), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI). (*)
Editor: Galih Pratama
Bank Mega bersama Antavaya Tour & Travel kembali menggelar Mega Travel Fair pada 10–15 Februari… Read More
Kolaborasi ini memperluas akses pemegang kartu terhadap jaringan hotel dan resor Marriott Bonvoy di seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sempat menguat 1,60 persen ke 8.261,89 usai pertemuan Presiden Prabowo dengan lima… Read More
Poin Penting Program Pesta Raya Bank Raya menarik lebih dari 113 ribu nasabah baru. Total… Read More
Poin Penting OJK memastikan akan menelusuri empat surat MSCI yang disebut tak dibalas, sementara BEI… Read More
Poin Penting SampoernaFest 2026 digelar untuk literasi & inklusi keuangan memadukan memadukan hiburan, edukasi, dan… Read More