Market Update

IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya

Poin Penting

  • IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di kisaran support 8.760–8.855 dan resistance 9.040–9.135
  • Sentimen eksternal cenderung negatif akibat koreksi mayoritas indeks Wall Street, namun kenaikan harga komoditas dan aksi beli investor asing berpotensi menopang pergerakan IHSG
  • Rekomendasi saham pilihan CGS hari ini meliputi NCKL, HRUM, INCO, PTBA, TINS, dan BSDE.

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (14/1) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.760-8855 dan resistance 9.040-9.135,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 14 Januari 2026.

Diketahui, pada perdagangan Selasa (13/1) IHSG ditutup kembali meningkat ke level 8.948,30 atau naik 0,72 persen dari posisi 8.884,72.

Baca juga: Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Analis CGS menjelaskan bahwa, dengan terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Streeet diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas dan aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

Baca juga: Menanti Gairah Kebangkitan Saham Perbankan, Siap Topang IHSG 2026?

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Ada juga saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Tak Ada Ampun, Eks Menteri Kehakiman China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi

Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More

24 mins ago

Laba Bersih BNI Tembus Rp20 Triliun pada 2025, Kredit Melaju 15,9 Persen

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More

1 hour ago

KB Bank Cetak Wirausaha Muda Berkelanjutan melalui GenKBiz Yogyakarta

Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More

2 hours ago

OJK Naikkan Free Float Jadi 15 Persen, CIMB Niaga Siap Ikuti Regulasi

Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More

2 hours ago

Dorongan Konsolidasi Menguat, Bank KBMI 1 Masih Bertaji

Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More

2 hours ago

Resmi Jadi Persero, BSI Perkuat Peran Sebagai Bank Emas

Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More

2 hours ago