Market Update

IHSG Berpotensi Bergerak di Rentang 8.080-8.180, Ini Katalisnya

Poin Penting

  • IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi di rentang 8.080–8.180, dipengaruhi antisipasi data cadangan devisa September yang diproyeksikan naik ke USD159 miliar.
  • Rupiah melemah ke Rp16.583/USD, sejalan dengan pelemahan mata uang Asia, sementara pasar global menanti data Inggris dan pidato Gubernur The Fed.
  • Phintraco rekomendasikan saham potensial seperti BREN, TOBA, ARCI, PSAB, dan CTRA untuk perdagangan hari ini.

Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (7/10) secara teknikal berpotensi akan bergerak konsolidasi di rentang 8.080 hingga 8.180.

“IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada rentang 8.080-8.180,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 7 Oktober 2025.

Ada sejumlah katalis yang memengaruhi perdagangan pasar hari ini. Salah satunya investor akan menantikan data cadangan devisa bulan September 2025 (7/10) yang menurut perkiraan naik pada level USD159 miliar dari USD150,7 miliar di Agustus 2025 yang mengalami penurunan dari level USD152 miliar di Juli 2025. 

Baca juga: Kinerja INFOBANK15 Pekan Ini: Beberapa Saham Bank Naik, Lainnya Melemah

Pada perdagangan kemarin, rupiah spot ditutup melemah pada level Rp16.583 per USD, sejalan dengan pelemahan mata uang di Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

Katalis selanjutnya datang dari Inggris yang akan dirilis indeks harga rumah bulan September. Sedangkan dari AS dijadwalkan akan ada pidato dari beberapa Gubernur The Fed (7/10). 

Penutupan Perdagangan Asia dan Indonesia

Pada sesi perdagangan kemarin, indeks bursa Asia ditutup beragam, dengan bursa Tiongkok dan Korea Selatan masih libur. Indeks di bursa Jepang mencapai rekor tertinggi didukung oleh optimisme setelah terpilihnya PM baru. 

Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat di level 8.139,89 atau naik 0,27 persen pada perdagangan kemarin (6/10), dengan indeks yang bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level intraday tertinggi baru di 8.176. 

Baca juga: BEI Catat Ada 11 Perusahaan di Pipeline Saham, Ini Sektornya

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI).

Ada juga saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

5 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

6 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

6 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

6 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

8 hours ago