Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (4/11) diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahannya di rentang level 7.355-7.444.
“Apabila IHSG masih mampu bertahan di atas 7.449 sebagai area supportnya, maka posisi IHSG sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [iii] pada skenario hitam, namun cermati akan adanya skenario merah dan biru, di mana IHSG akan terkoreksi cukup dalam untuk menguji 7.355-7.444 untuk membentuk wave (c) dari wave [ii] atau wave (c) dari wave [iv],” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 4 November 2024.
Di mana, pada perdagangan Jumat lalu (1/11) IHSG kembali ditutup terkoreksi 0,91 persen ke level 7.505 dan disertai dengan munculnya volume penjualan.
Baca juga: BEI Ungkap Ada 3 Perusahaan Jumbo akan IPO Akhir Tahun Ini
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
CMNT menguat 0,57 persen ke 970 dan masih disertai dengan volume pembelian. Selama masih mampu bergerak di atas 920 sebagai stoplossnya, maka posisi CMNT saat ini sedang berada di awal wave 1 dari wave (C).
Buy on Weakness: 940-960
Target Price: 1.025, 1.060
Stoploss: below 920
ITMG menguat 1,69 persen ke 25.500 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ITMG saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y) dari wave [ii], sehingga ITMG akan rawan terkoreksi kembali.
Buy on Weakness: 24.500-25.200
Target Price: 25.825, 26.625
Stoploss: below 24.450
SRTG menguat 3,90 persen ke 2.400 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi SRTG saat ini sedang berada di awal wave [b] dari wave 2, sehingga SRTG masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2.290-2.380
Target Price: 2.500, 2.670
Stoploss: below 2.200
Baca juga: BEI Bakal Grand Launching Single Stock Future Bulan Depan
WIKA menguat 2,12 persen ke 386 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 370 sebagai stoplossnya, maka posisi WIKA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [y] dari wave X.
Spec Buy: 378-382
Target Price: 416, 446
Stoploss: below 370. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More