Market Update

IHSG Berpeluang Terkoreksi Hari Ini, Intip Rekomendasi Saham Berikut

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (27/11) diperkirakan rawan terkoreksi dengan rentang area 6.796 hingga 6.893.

“Penguatan IHSG pun sudah relatif terbatas dan rawan terkoreksi untuk membentuk wave (ii) dari wave [iii]. Diperkirakan, koreksi dari IHSG akan menguji rentang area 6.796-6.893,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 27 November 2023.

Baca juga: Begini Penjelasan PermataBank Soal Batas Minimum Saham Free Float

Hal tersebut dipicu oleh IHSG yang ditutup menguat 0,1 persen ke level 7.009, dan turut disertai dengan meningkatnya volume pembelian, serta penguatan IHSG pun telah mencapai target yang diberikan.

Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, diantaranya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ).

BRIS – Buy on Weakness 
BRIS menguat 1,8 persen ke 1.655 disertai adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan BRIS tertahan oleh Upper Band. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan sudah berada di akhir wave (c) dari wave [i], sehingga penguatan BRIS akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi untuk membentuk wave [ii]. Manfaatkan koreksi BRIS untuk BoW.
Buy on Weakness: 1.540-1.625
Target Price: 1.720, 1.825
Stoploss: below 1.500

MAPI – Buy on Weakness 
MAPI menguat 2,3 persen ke 1.785 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi MAPI sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga MAPI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1.710-1.760
Target Price: 1.815, 1.875
Stoploss: below 1.675

Baca juga: Begini Upaya BEI Lindungi Investor Ritel dari Perusahaan yang Terancam Delisting

MEDC – Buy on Weakness 
MEDC terkoreksi ke 1.125 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi MEDC diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B), sehingga MEDC masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW. 
Buy on Weakness: 1.045-1.105
Target Price: 1.185, 1.285
Stoploss: below 1.025

UNIQ – Spec Buy 
UNIQ menguat 8,5 persen ke 256 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan UNIQ tertahan oleh Upper Band. Selama UNIQ masih mampu berada di atas 244 sebagai stoplossnya, maka posisi UNIQ saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5.
Spec Buy: 248-252
Target Price: 290, 300
Stoploss: below 244. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Resmi! Turis Jepang Kini Bisa Bayar Pakai QRIS di Indonesia, Tak Perlu Tukar Uang

Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More

1 hour ago

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

7 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

15 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

18 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

18 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

18 hours ago