Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (19/8) berpeluang alami koreksi jangka pendek ke rentang level 7.815-7.892, usai libur cuti bersama HUT RI ke-80.
“Masih terdapat ruang IHSG menguat menguji 8.025-8.102, namun demikian waspada akan adanya koreksi jangka pendek ke rentang 7.815-7.892,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 19 Agustus 2025.
Sementara, pada perdagangan Jumat lalu (15/8) IHSG ditutup dengan mengalami koreksi 0,41 persen ke 7.898. Pelemahan inidisertai dengan munculnya tekanan jual.
Baca juga: BEI Catat 8 Perusahaan Masuk Pipeline IPO Saham per Agustus 2025
Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan. Di antaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).
BBNI terkoreksi 0,46 persen ke 4.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c].
CMRY menguat 1,43 persen ke 4.960 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200. Selama masihmampu berada di atas 4.870 sebagai stoplossnya, maka posisi CMRY saat ini sedang berada di awal wave v dari wave (i) dari wave [iii].
INKP menguat 2,24 persen ke 7.975 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi INKP saat ini masih berada pada bagain dari wave (v) dari wave [iii].
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Lepas 1 Juta Saham BBCA, Segini Dana yang Diraup
MAPI menguat 3,03 persen ke 1.360 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA200. MNC Sekuritas perkirakan, posisi MAPI sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More