Pergerakan pasar modal/istimewa
Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami penguatan menuju level 5.870, setelah di akhir transaksi kemarin mampu bertahan di zona hijau.
Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, sejauh ini pergerakan IHSG masih sering didera aksi jual, Namun pembelian intensif pada saham big cap dan lapis kedua pilihan bisa mengangkat IHSG ke atas 5.800.
“Bila momentum positif berlanjut, maka sangat mungkin pergerakan IHSG selanjutnya menuju 5.870 dan all time high di level 5.920,” kata Yuganur di Jakarta, Selasa, 26 Juli 2017.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang reli naik pada laju IHSG di perdagangan hari ini mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. BBTN dengan target trading di kisaran Rp2.590-Rp2.690.
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di kisaran Rp2.590-Rp2.690.
2. INDF dengan target trading di kisaran Rp9.050-Rp9.250.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten berkapitalisasi besar ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp9.050-Rp9.250.
3. BUMI dengan target trading di kisaran Rp352-Rp360.
Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertambangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada kisaran Rp352-Rp360.
4. CTRA dengan target trading di kisaran Rp1.210-Rp1.270.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten properti ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp1.210-Rp1.270. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More