Market Update

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Berikut Katalis Penggeraknya

Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (21/3) secara teknikal masih akan mengalami penguatan terbatas dalam rentang level 6.450-6.470.

“IHSG berpeluang lanjutkan minor bullish reversal dengan target berikutnya di rentang 6.450-6.470 (21/3). Secara teknikal, IHSG lampaui target rebound 6.370 di Kamis (20/3),” ucap Research Phintraco Sekuritas, Valdy K., dalam risetnya di Jakarta, 21 Maret 2025.

Hal itu disebabkan IHSG pada perdagangan kemarin (20/3) yang ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 6.381,67 dari dibuka pada level 6.311,66 atau menguat 1,11 persen.

Baca juga: IHSG Longsor, Bos INA Soroti Sejumlah Masalah di Pasar Saham RI, Apa Saja?

Menurutnya, pasar masih dalam fase normalisasi pasca heuristic bias yang terjadi di Selasa (18/3). Sejumlah upaya peningkatan confidence pasar telah dilakukan, baik oleh regulator maupun Pemerintah, seperti regulator OJK yang mengumumkan “obat” berupa buyback tanpa RUPS.

Sementara pemerintah berupaya memulihkan confidence pasar melalui peluang pertemuan Presiden Prabowo dengan investor saham di Indonesia.

Meski demikian, risiko pullback pada IHSG masih membayangi di akhir pekan ini (21/3). Pasalnya, sentimen eksternal masih membayangi terutama dari risiko suku bunga tinggi.

Kepala The Fed, Jerome Powell menyatakan bahwa perang tarif berpotensi menghambat laju penurunan inflasi di 2025. Kondisi ini membatasi ruang pemangkasan suku bunga acuan The Fed.

Baca juga: OJK Terbitkan Aturan Baru, Saham-saham Bank Ini Bisa Langsung Buyback Tanpa RUPS

Rekomendasi Saham

Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Astra International Tbk (ASII), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

19 mins ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

9 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

10 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

12 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

12 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

12 hours ago