Market Update

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Berikut 4 Saham Rekomendasi Analis

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (8/4) berpeluang menguat terbatas usai libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

“Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6.557-6.938,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 8 April 2025.

Namun, perlu dicermati pada skenario hitam, di mana penguatan akan relatif terbatas dan IHSG akan rawan terkoreksi kembali ke area 5.879-5.975.

Baca juga: BEI Revisi Aturan Batasan Auto Rejection Bawah dan Ketentuan Trading Halt

IHSG pada perdagangan Kamis lalu (27/3) ditutup menguat 0,59 persen ke level 6.510 dan masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. 

Rekomendasi Saham

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Panin Financial Tbk (PNLF).

ASII – Buy on Weakness

ASII menguat 2,50 persen ke 4.920 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian, penguatan ASII pun mampu menembus MA200. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ASII sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (3).

Buy on Weakness: 4.730-4.860

Target Price: 5.000, 5.100

Stoploss: below 4.710

BMRI – Buy on Weakness

BMRI menguat 0,97 persen ke 5.200 dan masih didominasi volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga BMRI rawan terkoreksi dahulu membentuk wave B.

Buy on Weakness: 4.630-5.025

Target Price: 5.500, 5.900

Stoploss: below 4.500

MAPI – Spec Buy

MAPI mengut 1,89 persen ke 1.350 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 1.225 sebagai stoplossnya, maka posisi MAPI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 1.290-1.325

Target Price: 1.445, 1.495

Stoploss: below 1.225

Baca juga: Heboh IHSG Ambles 11,46 Persen di Google, BEI Buka Suara

PNLF – Buy on Weakness

PNLF menguat 1,10 persen ke 368 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih belum mampu break dari MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PNLF sedang berada pada bagian dari wave (3) pada skenario hitam atau bagian dari wave 4 pada skenario merah.

Buy on Weakness: 336-362

Target Price: 394, 420

Stoploss: below 320. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

2 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

14 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

14 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

14 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

14 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

14 hours ago