Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (30/6) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.785-6.840 dan resistance 6.955-7.010,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 30 Juni 2025.
Di mana, pada perdagangan Kamis lalu (26/6) IHSG ditutup melesat ke posisi 6.897,40 dari dibuka pada level 6.832,14 atau menguat 0,96 persen.
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya
Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring positifnya perkembangan perudingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Di sisi lain berlanjutnya pelemahan harga emas berpeluang menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah ke Level 6.897, Ini 5 Saham Pemicunya
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan untuk hari ini, di antaranya adalah Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, yakni PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More