Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini, 12 Februari 2025, akan berpeluang menguat ke posisi 6.671-6.829.

“Kami perkirakan, terdapat peluang penguatan IHSG dalam jangka pendek, paling tidak untuk menguji rentang area 6.671-6.829 untuk membentuk wave (iv) dari wave [c] pada skenario hitam,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 12 Februari 2025.

Hal ini dikarenakan, IHSG pada perdagangan kemarin, 11 Februari 2025, kembali ditutup terkoreksi 1,75 persen ke level 6.531. Posisi tersebut masih berada pada fase downtrend-nya dan sudah mencapai dari target koreksi yang diberikan.

Baca juga: Belum Mampu Rebound, IHSG Masih Lanjut Koreksi 1,75 Persen ke Level 6.531

Adapun MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

BRMS – Spec Buy

BRMS menguat 0,55 persen ke 364 namun masih didominasi oleh tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 354 sebagai stoplossnya, maka diperkirakan posisi BRMS sedang berada di awal wave (b) dari wave [y].

Spec Buy: 358-364

Target Price: 390, 402

Stoploss: below 354

BULL – Buy on Weakness

BULL terkoreksi 1,56 persen ke 126 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi BULL saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c], sehingga BULL masih rawan terkoreksi dahulu.

Buy on Weakness: 117-123

Target Price: 135, 146

Stoploss: below 110

PGAS – Buy on Weakness

PGAS menguat 2,19 persen ke 1.630 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Kami perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga PGAS berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1.605-1.625

Target Price: 1.665, 1.685

Stoploss: below 1.595

Baca juga: Belum Move On, IHSG Dibuka Masih di Zona Merah

UNTR – Buy on Weakness

UNTR menguat 1,24 persen ke 24.425 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama UNTR masih mampu berada di atas 23.950 sebagai stoplossnya, maka kami perkirakan posisi UNTR saat ini sedang berada di awal wave iv dari wave (c).

Buy on Weakness: 24.175-24.350

Target Price: 24.575, 25.275

Stoploss: below 23.950. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

27 mins ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

54 mins ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

3 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

4 hours ago

IHSG Kembali Dibuka Melemah 0,56 Persen ke Level 7.878

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,56 persen ke level 7.878,22 pada awal perdagangan (3/2), dengan… Read More

4 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Turun, Saatnya Borong?

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada Selasa (3/2/2026), baik produk Galeri24, UBS,… Read More

4 hours ago