Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (20/12) akan diperkirakan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya di level 7.237-7.262, jika IHSG mampu menembus level resistance pada 7.215.
“Selama tidak terkoreksi ke bawah area support di 7,045, maka saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [i]. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya ke rentang area 7.237-7.262, terlebih apabila IHSG mampu break resistance di 7.215,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 20 Desember 2023.
Hal tersebut dipicu oleh IHSG yang ditutup menguat 1 persen ke level 7.187 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: Gara-Gara Ini, BEI Suspensi Saham Wijaya Karya (WIKA)
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).
BMRI – Buy on Weakness
BMRI menguat 0,8 persen ke 5.975 disertai oleh munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi BMRI diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v], sehingga BMRI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5.825-5.950
Target Price: 6.100, 6.250
Stoploss: below 5.700
BRPT – Buy on Weakness
BRPT menguat 7,2 persen ke 1.570 dan disertai oleh munculnya volume pembelian. Selama BRPT masih mampu berada di atas 1.350 sebagai stoplossnya, maka posisi saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 1.435-1.520
Target Price: 1.735, 1.970
Stoploss: below 1.350
EXCL – Spec Buy
EXCL menguat 2,6 persen ke 1.945 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama EXCL masih mampu berada di atas 1.885 sebagai stoplossnya, maka posisi EXCL saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [i] dari wave C.
Spec Buy: 1.915-1.935
Target Price: 2.040, 2.140
Stoploss: below 1.885
Baca juga: OJK Incar Transaksi Harian Pasar Modal di 2024 Tembus Rp12,25 Triliun
INKP – Spec Buy
INKP terkoreksi 1,2 persen ke 7.925 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama INKP masih mampu berada di atas 7.775 sebagai stoplossnya, maka posisi INKP saat ini sedang berada di awal wave [i] dari wave 3.
Spec Buy: 7.825-7.925
Target Price: 8.525, 8.975
Stoploss: below 7.775. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More