Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Sederet Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting

  • Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji area 8.776–8.905, meski tetap ada risiko koreksi jangka pendek
  • Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,17 persen ke level 8.748, dengan volume pembelian masih mendominasi dan penguatan telah mencapai target minimal
  • MNC Sekuritas merekomendasikan saham ARCI, EMAS, CMRY, dan GOTO dengan strategi buy on weakness dan speculative buy, seiring sinyal teknikal yang masih positif.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (5/1) diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.776-8.905. Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 5 Januari.

Diketahui, pada perdagangan Jumat lalu (2/1) IHSG kembali ditutup menguat 1,17 persen ke 8.748. Penutupan perdagangan tersebut masih didominasi volume pembelian, dan penguatannya sudah mencapai target minimal yang disampaikan. 

Baca juga: OJK: Penyesuaian Batas Free Float Saham Mulai Diberlakukan Secara Bertahap Tahun Ini

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

ARCI – Buy on Weakness

ARCI menguat 1,54 persen ke 1.645 dan masih didominasi oleh volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ARCI masih berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

  • Buy on Weakness: 1.490-1.575
  • Target Price: 1.775, 1.950
  • Stoploss: below 1.380

EMAS – Buy on Weakness

EMAS menguat 1,35 persen ke 5.625 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 5.275 sebagai stoploss-nya, maka posisi EMAS diperkirakan sedang berada di awal wave [5] dari {C}.

  • Buy on Weakness: 5.475-5.600
  • Target Price: 6.100, 6.400
  • Stoploss: below 5.275

CMRY – Spec Buy

CMRY terkoreksi 1,77 persen ke 5.550 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, CMRY saat ini sedang berada di awal wave 5.

  • Spec Buy: 5.425-5.525
  • Target Price: 5.925, 6.300
  • Stoploss: below 5.325
Baca juga: Bank of Singapore Akuisisi 14,03 Persen Saham Bank Capital

GOTO – Buy on Weakness

GOTO menguat 7,81 persen ke 69 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Selama masih mampu berada di atas 64 sebagai stoplossnya, maka MNC Sekuritas perkirakan GOTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [iii] dari wave C pada label hitam.

  • Buy on Weakness: 65-68
  • Target Price: 71, 73
  • Stoploss: below 64. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BCA Kantongi Laba Rp57,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 4,9 Persen

Poin Penting BCA membukukan laba Rp57,5 triliun, tumbuh 4,9 persen yoy, ditopang pertumbuhan kredit 7,7… Read More

5 mins ago

BGN Tegaskan Sekolah Boleh Tolak MBG, Asal Alasan Ini Terpenuhi

Poin Penting BGN menegaskan tidak ada pemaksaan bagi sekolah untuk menerima program Makan Bergizi Gratis… Read More

21 mins ago

Tiga Bulan Dipasarkan, Zurich Critical Care Sumbang 20 Persen Pendapatan Zurich Life

Poin Penting Dalam tiga bulan berjalan, Zurich Critical Care menyumbang 20 persen pendapatan Zurich Life… Read More

22 mins ago

BSI Kini Resmi Menyandang Status Persero

Poin Penting BSI mengubah Anggaran Dasar sesuai UU BUMN dan kini secara administratif bernama PT… Read More

45 mins ago

Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Apa Dampaknya bagi Pasar Saham?

Poin Penting Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dinilai pasar cenderung netral hingga positif… Read More

54 mins ago

Makmur Targetkan 2 Juta Investor hingga Akhir 2026

Poin Penting Makmur menargetkan 2 juta investor hingga akhir 2026, dari posisi saat ini sekitar… Read More

55 mins ago