Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (5/1) diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.776-8.905. Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 5 Januari.
Diketahui, pada perdagangan Jumat lalu (2/1) IHSG kembali ditutup menguat 1,17 persen ke 8.748. Penutupan perdagangan tersebut masih didominasi volume pembelian, dan penguatannya sudah mencapai target minimal yang disampaikan.
Baca juga: OJK: Penyesuaian Batas Free Float Saham Mulai Diberlakukan Secara Bertahap Tahun Ini
Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
ARCI menguat 1,54 persen ke 1.645 dan masih didominasi oleh volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ARCI masih berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
EMAS menguat 1,35 persen ke 5.625 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 5.275 sebagai stoploss-nya, maka posisi EMAS diperkirakan sedang berada di awal wave [5] dari {C}.
CMRY terkoreksi 1,77 persen ke 5.550 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, CMRY saat ini sedang berada di awal wave 5.
Baca juga: Bank of Singapore Akuisisi 14,03 Persen Saham Bank Capital
GOTO menguat 7,81 persen ke 69 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Selama masih mampu berada di atas 64 sebagai stoplossnya, maka MNC Sekuritas perkirakan GOTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [iii] dari wave C pada label hitam.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BCA membukukan laba Rp57,5 triliun, tumbuh 4,9 persen yoy, ditopang pertumbuhan kredit 7,7… Read More
Poin Penting BGN menegaskan tidak ada pemaksaan bagi sekolah untuk menerima program Makan Bergizi Gratis… Read More
Poin Penting Dalam tiga bulan berjalan, Zurich Critical Care menyumbang 20 persen pendapatan Zurich Life… Read More
Poin Penting BSI mengubah Anggaran Dasar sesuai UU BUMN dan kini secara administratif bernama PT… Read More
Poin Penting Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dinilai pasar cenderung netral hingga positif… Read More
Poin Penting Makmur menargetkan 2 juta investor hingga akhir 2026, dari posisi saat ini sekitar… Read More