Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting

  • IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530, setelah kemarin ditutup naik 2,52 persen ke level 8.122,59
  • Penguatan harga komoditas mineral logam dan minyak mentah menjadi sentimen positif, sementara pelemahan bursa Wall Street dan aksi jual investor asing berpotensi menahan laju IHSG.
  • CGS International merekomendasikan HMSP, ICBP, INDF, AADI, EMAS, dan ASII sebagai saham yang berpotensi mencatatkan kinerja positif hari ini.

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (4/2) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.715-7.920 dan resistance 8.325-8.530,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 4 Februari 2026.

Diketahui, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat ke posisi 8.122,59 atau melesat 2,52 persen dari level sebelumnya di 7.922,73.

Baca juga: Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Menurut analis CGS, berbalik menguatnya harga komoditas mineral logam dan minyak mentah berpeluang menjadi sentimen positif di pasar saham. 

Di sisi lain, indeks dibursa Wall Street yang melemah dan aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG. 

Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang brepotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Ada juga saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT Astra International Tbk (ASII). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

4 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

4 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

4 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

5 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

7 hours ago