Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (4/2) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.715-7.920 dan resistance 8.325-8.530,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 4 Februari 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat ke posisi 8.122,59 atau melesat 2,52 persen dari level sebelumnya di 7.922,73.
Baca juga: Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI
Menurut analis CGS, berbalik menguatnya harga komoditas mineral logam dan minyak mentah berpeluang menjadi sentimen positif di pasar saham.
Di sisi lain, indeks dibursa Wall Street yang melemah dan aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini
Pada perdagangan saham hari ini International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang brepotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Ada juga saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT Astra International Tbk (ASII). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More